-->

Ini Contoh berisi kumpulan contoh surat lengkap, surat lamaran, surat permohonan, surat resmi, cv lamaran, contoh proposal, proposal bisnis, proposal permohonan, RAB & Lampiran proposal, Proposal Sponsorship, Contoh project plan, contoh pidato, pidato berbagai bahasa, contoh MC, contoh makalah, makalah ekonomi, makalah bisnis, semua yang berkaitan dengan administrasi sekolah dan pendidikan.

Loading...

Pengertian Bagian Bagian Telinga dan Fungsinya Beserta Gambar

Loading...
Pengertian Bagian Bagian Telinga dan Fungsinya Beserta Gambar[1] - Manusia dibekali oleh indera pendengaran yang dinamakan telinga. Pengertian dan Fungsi pendengaran secara umum ialah organ tubuh insan yang berfungsi untuk menangkap bunyi dan menyalurkan bunyi tersebut untuk diproses otak. Telinga sendiri terdiri atas bagian bagian tertentu yang memiliki fungsi yang berbeda beda. Lantas apa saja bagian bagian pendengaran dan fungsinya secara umum? Untuk dapat memahami pengertian dan fungsi bagian bagian pendengaran tersebut maka simaklah ilustrasi dan gambar bagian pendengaran yang akan saya sampaikan.

Secara umum , pendengaran terbagi atas 3 bagian utama yang memiliki fungsi berbeda beda antar bagian tersebut , yakni pendengaran bagian dalam , t elinga bagian luar , dan pendengaran bagian tengah. Fungsi bagian bagian pendengaran tersebut berbeda beda satu sama lain namun kalau digabungkan memiliki fungsi yang sama yakni untuk menyalurkan frekuensi bunyi menuju otak.

Pengertian Bagian Bagian Telinga dan Fungsinya Beserta Gambar[2]

Dalam penjelasan singkat diatas telah saya jelaskan pengertian dan fungsi bagian telingan secara umum. Namun kali ini kita akan membahas lebih dalam ihwal fungsi bagian bagian pendengaran , pengertian pendengaran , dan fungsi pendengaran secara lebih spesifik disertai gambar dan penjelasan.
Bagian bagian pendengaran dan fungsinya

Pengertian Telinga
Pengertian pendengaran ialah salah satu organ tubuh insan atau umum disebut indera pendengaran , berfungsi untuk mendengarkan dan menjaga keseimbangan tubuh. Telinga merupakan organ vital yang peka terhadap getaran bunyi. Hal ini dapat terjadi alasannya ialah salah satu bagian pendengaran memiliki receiver yang berfungsi untuk mengenali getaran bunyi yang datang. Telinga memiliki getara bunyi yang aman dan efektif antara 20Hz hingga 20.000Hz.

Fungsi Telinga
Sama mirip bagian tubuh lain , pendengaran juga memiliki fungsi yang penting yakni sebagai pengatur keseimbangan tubuh. Dalam bagian pendengaran luar terdapat organ yang memiliki fungsi untuk mengatur serta menjaga keseimbangan tubuh kita. Telinga juga berafiliasi pribadi dengan saraf otak ke delapan yang memiliki fungsi untuk mendengarkan serta menjaga keseimbangan.

Baca juga: Bagian Bagian Mikroskop dan Fungsinya Beserta Gambar[3]

Telinga sebagai indera pendengaran memiliki pengertian bahwa pendengaran menjadi indera pendengar apabila terdapat suatu gelombang maupun getaran bunyi yang ditangkap oleh pendengaran bagian luar dan masuk menuju pendengaran bagian dalam dan diteruskan ke otak. Maka otak akan memproses getaran bunyi tersebut , Untuk lebih jelasnya simaklah penjelasan dibawah ini.

Bagian Bagian Telinga dan Fungsinya[4]

Seperti yang telah saya jelaskan diatas , pendengaran memiliki 3 bagian utama yakni , pendengaran bagian luar , pendengaran tengah , dan pendengaran bagian dalam. Bagian bagian pendengaran tersebut tentunya memiliki fungsi yang berbeda antara satu sama lain. Berikut ini ialah fungsi bagian bagian pendengaran yang dapat anda pelajari:

Telinga bagian luar
Telinga luar sendiri terdiri atas aurikula (daun telinga) , saluran pendengaran luar , serta gendang pendengaran (membran timphani) untuk membatasi dengan pendengaran bagian dalam.
  1. Daun pendengaran merupakan organ yang tersusun atas sekumpulan tulang rawan yang berbentuk khusus untuk mendukung fungsi bagian itu sendiri , yakni untuk memusatkan getaran bunyi yang datang hingga masuk kedalam saluran telinga.
  2. Saluran pendengaran bagian luar ialah bagian selanjutnya yang memiliki kelenjar suderifera yakni sebuah kelenjar yang bisa menghasilkan cairan mirip lilin yang juga dapat mengeras. Cairan inilah yang menjaga pendengaran dari aneka macam kotoran yang memasuki telinga. Selain itu cairan ini juga menjaga pendengaran kita semoga tidak dimasuki serangga mirip semut maupun lalat.
  3. Gendang bunyi merupakan bagian pendengaran luar yang berfungsi untuk menangkap getaran suara.
Telinga bagian tengah
Telinga tengah sendiri merupakan sebuah rongga yang berisi udara yang menjaga semoga tekanan udara didalam pendengaran tetap seimbang. Dinding dari bagian pendengaran ini dilindungi oleh semacam lapisan sl epite yang memiliki fungsi utama yakni untuk meneruskan bunyi yang sebelumnya diterima pendengaran bagian luar dan menuju ke pendengaran bagian tengah. Dalam bagian pendengaran tengah juga terdapat bagian yang dinamakan "tuba eustachius" yang merupakan penguhubung antara rongga verbal dengan telinga. Sama mirip sebelumnya "tuba eustachous" memiliki fungsi untuk menjaga tekanan udara tetap seimbang antara pendengaran luar dan pendengaran tengah.

Bagian pendengaran tengah terdiri dari 3 tulang pendengaran yakni martil (maleus). landasan (incus) , dan sanggurdi (stapes). Tulang tulang tersebut saling terhubung satu dengan yang lain melalui sendiri. Karena adanya sendi inilah , tulang dapt bergerak. Serangkaian tulang ini berfungsi untuk mengirimpan gelombang getaran bunyi yang diterima membrane timpani menuju ke oval di pendengaran bagian dalam. Tuba eustachius sendiri selalu menutup terkecuali pada dikala kita menelan makanan ataupun tengah menganga. Maka dari itu ketika kita tengha dalam tinggian tertentu pendengaran akan selalu berdengung. Kita juga dianjurkan untuk menelan sesuatu semoga tuba eustacius terbuka dan menyeimbangkan tekanan udara kembali yang ada didalam telinga.

Telinga bagian dalam
Telinga dalam terdiri dari bagian membran dan bagian tulang. Telinga dalam juga disebut sebagai labirin pendengaran alasannya ialah bentuknya yang menyerupai labirin yang tersusun dari tulang (Osea Labirin). Pada dasarnya labirin ini merupakan rongga yang terbentuk pada tonjolan yang terdapat pada tulang pelipis yang notabenya berisi cairan perilimfe. Labirin membran sendiri terletak di bagian yang sama persis dengan labirin tulang. Namun perbedaanya ialah labirin membran ini memiliki tmepat yang lebih dalam dan dilapisi sel sel epitel dan cairan endolimfe.

Bagian bagian pendengaran lebih tepatnya pada labirin tulang didalam pendengaran dalam ialah sebagai berikut:

  1. Koklea : Fuangsinya lebih condong ke pendengaran.
  2. Kanalis semisirkulari : Fungsinya ialah untuk menjaga keseimbangan.
  3. Vestibuli : Fungsinya ialah untuk menjaga keseimbangan.
Adapun penjelasan dari masing masing bagian pendengaran dan fungsinya yang terdapat pada bagian dalam ialah sebagai berikut:

Rumah Siput (Koklea)
Koklea atau rumah siput merupakan bagian pendengaran yang berbentuk menyerupai tabung yang bengkok dan condong ke belakang dan memiliki lilitan yang mengelilingi tulang hingga membentuk kerucut di ujungnya maka dari itu koklea disebut juga sebagai rumah siput alasannya ialah bentuknya yang menyerupai cangkang siput. fungsi koklea ialah sebagai reseptor alasannya ialah dalam koklea ini terdapat sel sel saraf yang peka terhadap bebunyian dan getaran. Didalam tabung rumah siput terdapat bagian yang terbentuk dari membran dan tulang koklea , bagian ini juga disebut sebagai membran basilaris. Fungsinya tidak lain adalan untuk memisahkan koklea menjadi dua buah bagia , yakni bagian bawah disebut sebagai skala timpani dan bagian atas disebut sebagai skala vestibuli. Diantara kedua bagian ini terdapat juga skala media yang berfungsi sebagai pembatas antara skala vestibuli dan skala timpani.

Baca juga: Skema dan Proses Pembentukan Urine Beserta Gambarnya[5]

Dalam skala timpani dan skala vestibuli terdapat sebuah cairan yang disebut cairan perilimfe. Pada dasarnya cairan ini berasal dari serebrospinal yang kemudia masuk melalui saluran yang berukuran sangat kecil dan akibatnya berhenti dan mengumpul di vestibuli. Sedangkan didalam skala media (batas antara skala timpani dan vestibuli) terdapat cairan yang disebut endolimfe yang hingga sekarang belum diketahui darimana asal dan fungsinya.

Pada bagian membrane basilaris atas terdapat sebuah struktur yang bersifat khusus. Struktur ini sebut dengan sebutan organ korti. Organ korti ini fungsinya ialah untuk mengubah getaran yang dihasilkan bunyi menjadi impuls yang selanjutnya akan diteruskan menuju otak. Organ korti merupakan sebuah struktur yang tersusun dari sel sel rambut serta sel penyokong. Sel sel rambut pada organ korti ini dihubungkan oleh bagian pendengaran yang disebut auditori dari saraf otak kedelapan.

Vestibuli
Vestibuli merupakan bagian yang tersusun dari utrikula dan sakula. Sedangkan utrikula dan sakula sendiri tersusun dari sel sel rambut yang pada dasarnya memiliki struktur bersifat khusus. Sel rambut inilah yang kita sebut sebagai macula custika dalam pembelajaran biologi dan anatomi manusia. Dalam sel sel rambut macula astica ini tersebar pula partikel partikel dari serbuk protein kalsium karbonat yang selanjutnya kita sebut dengan totlith.

Baca juga: Proses Fotosintesis pada Tumbuhan Beserta Tempat Berlangsungnya[6]

Cara kerja vestibuli dalam sistem pendengaran ialah dikala posisi kepala kita berubah ubah , otolith yang sangat sensitif terhadap gravitasi ini akan lepas dari sel sel rambut yang terdapat pada macula austica. Hal inilah yang akibatnya merangsang munculnya respon pendengaran yang akibatnya juga direspon oleh otot dengan tujuan untuk menjaga keseimbangan.

Saluran Setengah Lingkaran (Kanalis Semisirkularis)
Dalam bagian bagian pendengaran kita juga mengenal adanya saluran setengah bundar yang disebut kanalis semisirkularis. Saluran ini sendiri merupakan sebuah satu kesatuan yang terususun dari 3 saluran utama semisirkularis. Adapun 3 saluran tersebut adalah:

  1. Kanalis semisirkularis vertikal atas (Superior)
  2. Kanalis semisirkularis vertikal belakang (Posterior)
  3. Kanalis semisirkularis horizontal
Pada dasarnya saluran setengah bundar ini fungsinya ialah sebagai penyokong yang membantu proses transfer impuls menuju otak.

Proses Terjadinya Pendengaran

Proses terjadinya pendengaran pada dasarnya tidak terlalu rumit apabila kita telah mengetahui bagian bagian pendengaran dan fungsinya. Gelombang bunyi yang masuk melalui pendengaran bagian luar akan masuk menuju membran timpani. Pada membran timpani ini gelombang bunyi akan diubah menjadi gerataran yang selanjutnya akan diteruskan menuju ke koklea atau rumah siput. Getaran yang masuk akan membuat cairan yang terdapat pada rumah siput bergerak. Pergerakan cairan inilah yang merangsang sel rambut yang berfungsi sebagai reseptor. Sel rambut yang bergetar alasannya ialah adanya getaran akan mengirimkan impuls menuju otak melalui saraf sensoris. Otak yang mendapatkan impuls akan memproses getaran dan menerjemahkannya.

Itulah materi ihwal pengertian bagian bagian pendengaran dan fungsinya beserta gambar. Tidak hanya itu saja namun kita juga dapat mempelajari proses terjadinya pendengaran dengan menyimak materi di atas. Telinga merupakan organ vital insan yang sangat penting alasannya ialah pendengaran dapat membantu kita bersosialisasi dan berkomunikasi satu sama lain. Fungsinya tidak lain dan tidak bukan ialah untuk mendengarkan. Maka dari itu rawatlah pendengaran kita semoga selalu sehat. Terimakasih.