-->

Ini Contoh berisi kumpulan contoh surat lengkap, surat lamaran, surat permohonan, surat resmi, cv lamaran, contoh proposal, proposal bisnis, proposal permohonan, RAB & Lampiran proposal, Proposal Sponsorship, Contoh project plan, contoh pidato, pidato berbagai bahasa, contoh MC, contoh makalah, makalah ekonomi, makalah bisnis, semua yang berkaitan dengan administrasi sekolah dan pendidikan.

Loading...

Memahami 4 Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam

Loading...
Sesuai dengan bahan kriteria dan bahan pengajar , guru harus memiliki kualifikasi kompetensi tertentu sesuai dengan bidang peran dan karenanya dapat menghasilkan lulusaan yang bermutu. Adapun kualifikasi kompetensi guru[1] yang harus dimiliki berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) RI No.19 tahun 2005 yakni sebagai berikut:
 
1. Kompetensi Pedagogik
 
Kompetensi pedagogik yakni kemampuan mengelola pembelajaran yang meliputi pemahaman terhadap penerima didik , perancangan dan pelaksanaan pembelajaran , evaluasi pembelajaran dan pengembangan penerima didik untuk mengaktualisasikan banyak sekali potensi yang dimilikinya. Makara , dalam kaitannya dengan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) , yaitu kemampuan guru PAI dalam mengajarkan moral melalui perencanaan pembelajaran mirip pemberian teori serta evaluasi yang terselubung dalam acara belajar mengajar dikelas , baik secara eksklusif maupun tidak langsung.
 
2. Kompetensi Kepribadian
 
Merupakan kondisi guru sebagai individu yang memiliki kepribadian yang mantap sebagai tumpuan seorang pendidik yang beriwaba. Adapun kompetensi kepribadian ini mencakup banyak sekali aspek yakni memiliki kepribadian sebagai pendidik yang layak diteladani , dan memiliki sikap serta kemampuan kepemimpinan dalam interaksi yang bersifat demokratis dalam mengayomi penerima didik. Makara dalam hubungannya dengan peran guru PAI , yaitu dalam menawarkan bimbingan moral , guru harus mempunyai kepribadian yang dapat dijadikan teladan oleh siswa dikelas. Dengan kata lain , baiknya kepribadian seorang guru dalam mengajar , akan berpengaruh baik pula bagi siswa yang diajarnya.
 
3. Kompetensi Profesional
 
Merupakan penguasaan materi ilmu pengetahuan dan teknologi yang luas dan mendalam mengenai bidang studi atau mata pelajaran yang akan diberikan kepada penerima didik dengan menggunakan sistem intruksional dan seni administrasi pembelajaran yang tepat. Kompetensi profesional ini mencakup:
  • Penguasaan materi pembelajaran atau bidang studi yang mencakup ilmu pengetahuan , teknologi dan seni secara teriris dan praktis.
  • Penguasaan pengetahuan cara mengajar dan kemampuan melaksanakannya secara efektif.
  • Penguasaan pengetahuan perihal cara dan proses belajar dan bisa membimbing penerima didik secara berkualitas.
  • Memiliki pengetahuan dan pemahaman professional mengenai prilaku individu dan kelompok dalam masa perkembangan dan bisa melaksanakannya dalam proses pembelajaran untuk kepentingan penerima didik , termasuk acara bimbingan.
  • Menguasai pengetahuan kemasyarakatan dan pengetahuan umum yang memadai.
  • Menguasai kemampuan mengevaluasi hasil atau prestasi belajar penerima didik secara obyektif.
Jadi , dalam kaitannya dengan guru pendidikan agama islam yaitu merupakan penguasaan materi ilmu pengetahuan dan teknologi yang luas dan mendalam mengenai bidang studi atau mata pelajaran yang akan diberikan kepada penerima didik dengan menggunakan sistem intruksional dan seni administrasi pembelajaran yang sempurna dalam menawarkan pembinaan moral tersebut.
 
4. Kompetensi Sosial
 
Kaitannya dengan pengaruh peran guru terhadap pembinaan moral merupakan kemampuan guru sebagai bagian dari suatu kelompok sosial yang bisa berkomunikasi secara efektif dan efisien dengan penerima didik , sesama guru , orang tua atau wali penerima didik serta masyarakat sekitar dalammemberikan pendidikan moral. Adapun aspek-aspek dalam kompetensi ini meliputi:
  1. Memiliki perilaku yang terpuji dengan sikap dan kepribadian yang menyenangkan dalam pergaulan disekolah dan masyarakat.
  2. Memiliki kemampuan menghormati dan menghargai orang lain khususnya penerima didik dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing.
  3. Memiliki ahlak yang mulia sesuai agama yang dianut.
Dari keempat kompetensi di atas , kompetensi kepribadian yang berafiliasi eksklusif dengan pembentukan moral anak didik dan dekat kaitannya dengan peran guru pendidikan agama islam. Guru harus menjadi teladan dan menawarkan tumpuan yang baik dari segala sisi kepada anak didik alasannya yakni apa yang kita berikan dapat ditiru anak didik.
 
Demikian uraian empat kompetensi guru khususnya dikaitkan dengan kompetensi guru pendidikan agama islam[2] .

.
.